Belajar Komunikasi dengan Orang Spanyol
Pernah dengar alasan kenapa
telinga kita ada dua dan mulut ada satu? Ada yang memberikan jawaban menarik:
karena manusia diciptakan supaya lebih banyak mendengar daripada berbicara.
Saya sepakat. Namun, kondisi sesungguhnya kadang berkata sebaliknya: sedikit
orang yang mau mendengar, dan lebih banyak yang suka berbicara.
Saya belajar dari pertemuan
singkatku dengan seorang wanita muda Spanyol yang enerjik. Sore itu kami
sebangku di bus, dia sudah duduk terlebih dahulu di dekat jendela lalu aku
minta ijin untuk duduk di sampingnya. Tak langsung ngobrol, butuh dua kali
pemberhentian bus untukku memulai pembicaraan terlebih dahulu. Responnya
fantastis, penuh dengan kata positif “nice”,
“oyeah?”, “really?, “interesting”, “beautiful”, dan lainnya. Dia bercerita
penuh antusias dan tak lupa selalu bertanya balik padaku dan mendengarkanku
dengan raut muka meyakinkan tanda paham dengan apa yang kubicarakan, meski diri
ini belepotan berbahasa. Lalu kata-kata positive
seperti di atas (nice etc) sambil tersenyum
selalu terucap darinya.
Darinya saya belajar bahwa
berbicara di depan pendengar yang baik akan menaikkan rasa percaya diri. Selain
itu, saya merasa sangat dihargai walau mungkin bagi si pendengar apa yang
kusampaikan itu sangat membosankan. Pun sebagai pendengar, memasang raut wajah
berseri dan terlihat penasaran akan membahagiakan sang pembicara. Tak lupa
pandangan mata yang tertuju lurus ke arah si pembicara tanpa melirik sana sini
menjadi titik balik saya bakal menghargai dia ato tidak. Itulah yang wanita berprofesi sebagai surfing advisor lakukan kepadaku.
Bisa juga diaplikasikan di forum
presentasi misalnya. Budaya kita, banyak yang mengoperasikan hape nya saat
presentator berbicara, baik itu hanya sekedar cek pesan, browsing, dll. Gak
enak bukan jika kita ngomong, tapi orang-orang menunduk sibuk masing-masing.
Hal ini berlaku buat siapapun, entah itu kita sebagai mahasiswa tapi dosen
sibuk dengan laptopnya atau sebaliknya, atau saat orang tua ngasih nasehat tapi
si anak malah sibuk nge game ga noleh sekalipun, sedih.
Jadi, apakah kamu pun sudah
menjadi pendengar yang baik? J
NB. Tulisan random semoga
bermanfaat.


Komentar
Posting Komentar