Gunung Andong - Fenomenal di Tahun 2015

Puncak Gunung Andong

Long weekend bulan Mei ada banyak. Kupilih yang tengah-tengahnya, yaitu longweekend tanggal 14-17 Mei 2015. Buat apa? Buat hiking yes. Ke Gunung Andong. Bermula dari saya dan Fajri, my travelmate, kami ngajakin temen juga hingga ada yang menolak karena kondangan, ato karena terlalu mendadak, dll. Akhirnya kita dapet 3 orang untuk berangkat Jumat sore. Jadilah berlima, saya dan teman SMA (Indri), juga Fajri dan dua teman SMA nya (Nurma dan Ayu), berangkat ke Magelang dari SMA N 1 Sleman (our meeting point).

Melewati jalan Magelang hingga masuk Magelang dan sampai di Mall Artoz lalu belok kanan. Sempat bingung sampe Terminal Tidar Magelang, ternyata benar jalurnya lalu lanjut. Sampe pertigaan lampu merah, belok kanan menuju arah Kopeng. Terus aja sekitar 20-an kilometer sampe nemu Pasar Ngablak yang lumayan rame, masuk ke gapura warna biru. Sampai sana kita dicegat seorang pemuda. Dia manawarkan jasa mengantar sampai ke basecamp pendakian. Awalnya ragu takut ditipu, tapi abis ngomong kalo itu gratis kita ngikut mereka akhirnya. Dan alhamudlillah kita tak ditipu. Beneran dianter sampe basecamp yang udah banyak banget orang mau hiking. Wooww..fenomenal. kita lalu dipersilahkan istirahat dulu disalah satu rumah penduduk yang dijadikan basecamp. Dikasih teh anget gratis. Kita pun pesan mie goreng telor seharga 6000 rupiah. Servisnya oke nih.

Jam 20.45 kita mulai pendakian. Medannya awalnya agak landai, tapi lama-lama nanjak tinggi tak habis habisnya sampe puncak. Sempet tiga kali saya ambruk pusing. Tapi akhirnya tak atasi dengan jangan duduk kalo capek, cukup berhenti dan berdiri, karena duduk membuat tambah pusing gelap. Pemandangan naik sungguh indah, banyak bintang bertaburan, kanan kiri ada pohon pinus, dan amazing, kita bisa lihat rumah rumah penduduk di bawah yang diterangi cahaya lampu. Sungguh pemandangan indah tiada duanya. Makin dekat puncak kabut dateng dan sempet menghalangi penglihatan ke atas maupun ke bawah. Finally jam setengah 12 malam kita sampe puncak. Alhamdulillah.

Mendirikan tenda untuk pertama kali tentu tidak mudah. Kita ceriwis sendiri. Dan dibalik desperatenya kita ciwi ciwi, Ayu memanggil bantuan pendaki lain yang udah berhasil mendirikan dom. Cowo cowo itu bantuin kita-kita hingga berdirilah dom kita..yiihaaa. setengah satu malam. Angin makin kencang dan udara super dingin. Tapi langit makin indah. Bisa kulihat sapuan bintang bercampur menjadi sebuah warna magis. Indah banget. Gak kuat dengan anginnya, setengah dua kita masuk dom. Pake jaket tebel dan sleeping bag dan unteluntelan ternyata masih aja dinginnya tembus. Alhasil kita gak tidur. Suara langkah kaki prak pruk prak pruk orang orang bener-bener kerasa. Sensasi luar biasalah.

Pagi akhirnya tiba. Kami keluar tenda. Sudah banyak yang menunggu sang fajar muncul. Kami cukup telat keluar tenda namun untungnya fajar belum muncul.sepuluh menit kemudian, mulai lah muncul semburat kemerahan di sisi timur. Sunrise!
Siap-siap menyambut matahari


Gelap menuju terang

Penuh! jalan pun penuh tenda

Tenda pun mingklik-mingklik jurang




Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer